Kami di think-e percaya bahwa pertanyaan yang baik sama pentingnya dengan jawaban yang baik.
Anak-anak punya sifat bawaan yang penuh rasa ingin tahu, karena itu mereka kerap kali mengajukan berbagai pertanyaan yang seringkali orang dewasa kesulitan menjawabnya. Bukan karena pertanyaan tersebut rumit, tetapi justru karena pertanyaan-pertanyaan yang diajukan anak-anak terdengar sederhana, tetapi tidak terpikirkan dari sudut pandang orang dewasa.

Atas dasar inilah, di think-e kami membangun atmosfir belajar yang mendukung proses “active learning”. Anak-anak boleh dan bahkan diminta untuk mengajukan beragam pertanyaan, untuk kemudian guru dan murid bersama mencari jawabannya dan mengeksplorasi lebih dalam .

Cara ini akan membentuk anak-anak yang tidak hanya pasif menerima informasi dan pengetahuan tetapi anak-anak yang punya ketertarikan terhadap pengetahuan sehingga akan menjadi pembelajar seumur hidup. Cara ini juga mendorong anak-anak untuk lebih banyak berbicara dan mengembangkan speaking skill karena ada anak-anak yang lebih suka bertanya daripada memberi jawaban.