Memasak Bersama Dapat Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak

Banyak anak yang suka penasaran akan kegiatan di dapur.
Memasak bersama anak-anak bisa menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga.
Dari balita hingga remaja, memasak menawarkan cara praktis bagi anak-anak untuk:

– Melatih keterampilan hidup yang penting.
– Mengembangkan pemahaman seputar matematika (mengukur bahan, mengatur suhu oven, dll.)
– Meningkatkan pengetahuan ilmiah mereka (mengamati perubahan bahan, suhu, dll.)
– Mengasah keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan mereka.

Cukup mudah untuk mendorong pengembangan keterampilan literasi saat memasak bersama jika Parents membiarkan kegiatan ini mengalir secara alami.
Jadi, mulailah dengan resep makanan sederhana yang disukai anak dan cobalah ide-ide sederhana ini:

1. Buat daftar belanja bersama
Sebelum mulai, baca resepnya lalu buat daftar bahan dan barang-barang yang diperlukan.
Jika anak sudah bisa menulis, mereka dapat menuliskan daftar belanja.
Duduklah di samping si kecil saat menulis daftar belanja, ucapkan dengan lantang apa yang ditulis saat Parents menambahkan setiap item ke dalam daftar.
Anak pasti akan meniru dan akan mempelajari tujuan penting menulis daftar belanja.
Anak-anak yang lebih kecil juga senang menandai item yang terbeli dari daftar begitu sudah berada di toko.

2. Baca resepnya bersama-sama
Apa yang terjadi jika kita tidak mengikuti resep? Kemungkinan besar, makanan akan terasa kurang enak bahkan bisa gagal!
Resep membutuhkan pembacaan yang cermat dan kita benar-benar dapat merasakan konsekuensi dari kegagalan jika kita tidak melakukannya.
Dengan cara ini, sebuah resep sangat bagus untuk instruksi kelompok kecil, dan untuk praktik karena didasarkan pada aplikasi dunia nyata seta memerlukan beberapa pembacaan ulang untuk memahami informasi.

Anak-anak yang lebih besar dapat membaca daftar bahan, mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan, dan membaca instruksi resep dengan lantang, langkah demi langkah,
bahkan membuat hidangan sederhana sendiri dengan Parents mengawasi.
Untuk anak kecil, orang tua perlu tetap membacakan resep dan memberikan informasi baru yang anak perlu tahu.

3. Rasakan bahan-bahan yang dipakai
Saat memasak bersama, anak-anak bisa diajak untuk bermain menebak rasa.
Untuk bermain, cukup minta anak untuk menutup matanya dan membuka mulutnya.
Kemudian, tawarkan sedikit dari salah satu bahan yang dimasak dan ajak dia untuk mendeskripsikan apa yang mereka rasa lalu menebak namanya.
Ini adalah cara yang bagus untuk membuat anak-anak berbicara tentang berbagai kategori makanan (rempah-rempah, buah, produk susu, dll.),
serta tekstur (halus, kental, renyah, dll.) dan rasa (manis, pedas, asam, asin, dll.) juga melatih anak menghubungkan antara indra dan kata-kata deskriptif yang digunakan.

4. Kembangkan kosa kata
Ada begitu banyak kata yang menarik untuk dipelajari saat memasak! Nama bahan — contohnya kayu manis atau kunyit — serta proses, seperti mengocok dan memotong, istilah pengukuran dan suhu.
Mendengar dan melihat kata-kata ini digunakan secara langsung, membekali anak untuk lebih memahami dan mengingat kata-kata baru dan artinya.

5. Memahami label dan informasi yang tercetak
Label ada di sekitar kita dan berisi nama dan informasi yang tercetak termasuk juga logo dan infografis.
Mendorong anak-anak prasekolah dan pembaca pemula untuk memperhatikan label membantu mereka belajar bahwa membaca tidak hanya melibatkan huruf dan suara tetapi juga gambar dan konteks.
Anak akan mendapatkan banyak informasi baru seperti logo recycle, membuang sampah atau deskripsi cara memasak suatu makanan di label atau bungkus.

6. Bacakan cerita tentang memasak sembari menunggu
Sementara menunggu jelly mengeras atau kue dipanggang, mengapa tidak duduk bersama dan menikmati cerita yang berhubungan dengan makanan?
Banyak buku cerita bergambar yang bahkan juga menyisipkan resep yang tentu dapat dibuat bersama.

Menghabiskan waktu memasak bersama adalah cara yang lezat untuk mendorong pembelajaran literasi melalui semua indera-suara, penglihatan, dan rasa di dapur.

Jika anak ketertarikan akan memasak atau makanan, lakukan apa yang Parents bisa untuk mendukung bakat mereka dan beri mereka kesempatan untuk sering memasak.
Ada banyak buku resep masakan yang ditujukan khusus untuk koki kecil.
Beberapa majalah anakpun kerap menyediakan resep yang juga bisa anak koleksi.

sumber: berbagai sumber