Menumbuhkan kemampuan komprehensi membaca anak bisa dimulai sejak dini.
Sehingga saat tumbuh besar, anak-anak akan terbantu dalam memahami
bacaan yang lebih sulit seperi buku pelajaran sekolah atau surat kabar.

Berikut ini adalah beberapa strategi yang orang tua bisa lakukan
untuk menajamkan kemampuan membaca anak.

1. Minta anak membaca dengan nyaring.
Minta anak yang sudah bia membaca untuk membaca nyaring buku cerita mereka.
Dengan membaca nyaring, mereka akan membaca lebih lambat namun mempunyai waktu
lebih untuk memproses apa yang mereka baca sehingga membantu dalam komprehensi
mereka.
Anak-anak juga dapat melatih pelafalan mereka.
Jika mereka masih belum bisa membaca, tugas orang tua untuk membaca nyaring.
Bahkan orang tua juga dianjurkan untuk tetap sesekali membaca nyaring
bagi anak-anka yang sudah besar karena ini akan melatih kemampuan mendengarkan
mereka juga tentunya.

2. Sediakan buku sesuai level membaca mereka.
pastikan anak-anak mendapat akses ke buku bacaan yang tidak terlalu sulit
untuk mereka. Idealnya mereka dapat mengenali 90% kata dari buku bacaan mereka
tanpa bantuan. Jika terlalu banyak kata-kata sulit, anak akan kesulitan
memahami bacaan.
Untuk anak-anak yang sedang beralih dari buku bergambar ke cerita dengan
beberapa bab, mulai dengan buku yang memiliki sedikit bab namun tetap
menampilkan beberapa ilustrasi.

3. Baca ulang untuk memperkuat kefasihan.
Tidak masalah jika anak perlu membaca ulang sebuah buku untuk memahami jalan
cerita. Anak-anka perlu bisa membaca dengan cepat dan lancar dalam memahami
inti bacaan; kemampuan inilah yang disebut dengan kefasihan membaca.
Bahkan orang tua bisa meminta mereka membaca ulang agar mereka bisa berlatih
kemampuan tersebut.
Dengan membaca suatu cerita yang familiar, anak akan melatih
kemampuan mereka memahami kata-kata dengan lebih cepat, sehingga mereka
akan menjadi lebih fasih dalam pemahaman bacaan mereka.

4. Baca buku sesuai tema dan pelajaran di sekolah.
Jika anak akan belajar tema tertentu, orang tua bisa mencari buku bacaan
atau majalah dengan tema yang sama.
Dengan begitu, anak-anak akan memiliki pengetahuan dasar (background knowledge)
yang tentu akan membantu mereka memahami teks sekolah yang lebih kompleks.
Parents juga bisa berdiskusi dengan guru tentang kesulitan anak di sekolah
dan memberikan fasilitas bantuan di rumah melalui buku bacaan yang relevan.

5. Bertanya dan berdiskusi tentang apa yang anak baca.
Proses verbal dari membaca seperti memberikan pertanyaan dan berdiskusi
akan membantu anak mengingat dan memahami bacaan dengan lebih baik.
Berikan pertanyaan sebelum, selama dan sesudah membaca akan melatih
komprehensi anak.

Dengan melakukan strategi-strategi tersebut, anak akan jadi lebih terbantu
dalam meningkatkan kualitas kemampuan baca mereka.
Di kemudian hari, literasi mereka pun akan terus terasah.


Leave a Comment