Belajar merupakan salah satu kegiatan anak-anak. Seringkali, orang tua masih perlu mengingatkan bahkan sampai memaksa anak-anak untuk belajar. Padahal, kegiatan ini bisa mereka lakukan dengan inisiatif sendiri, sehingga hasilnya pun akan lebih berkualitas.

Ada beberapa tips yang Parents bisa lakukan untuk membuat anak belajar lebih baik lagi.

1. Set A Routine
Membuat jadwal harian anak yang tertata akan membantu mereka memahami bahwa belajar termasuk kegiatan rutin mereka. Beri waktu untuk berisitirahat dan bermain di dalam jadwal mereka. Dengan begitu, anak akan paham kapan waktunya untuk rileks dan kapan harus fokus belajar.
Memiliki rutin dengan waktu belajar akan membantu anak kelas saat masuk sekolah di mana kegiatan mereka akan terfokus pada jadwal yang telah disediakan.

2. Create A Reading Environment
Kebiasaan belajar yang baik berawal dari rumah. Dengan lingkungan rumah yang gemar membaca, memiliki ruang atau sudut khusus untuk belajar dan membaca akan menimbulkan kebiasaan membaca dan belajar pula.
Pajang buku di tempat yang mudah dijangkau sehingga anak bisa membaca kapan pun. Sediakan pula berbagai macam jenis bacaan ya.

3. Focus On Consistency
Konsistensi dalam belajar adalah kunci dari kegiatan belajar yang baik dan berkualitas. Jauhkan anak dari gawai dan interupsi lain seperti kegiatan ekstrakurikuler, tugas membersihkan rumah Pastikan jadwal belajar anak sudah tersinkronisasi dengan kegiatan yang lain sehingga anak tidak terdistraksi.

4. Reward Your Kids
Beri anak apresiasi dan hadiah-hadiah kecil ketika kegiatan belajar mereka memberikan hasil yang baik.
Orang tua bisa membelikan makanan atau snack favorit anak, mengajak berjalan-jalan ke tempat yang mereka sukai, atau sekedar memberikan stiker-stiker dengan karakter idola mereka. Anak akan bangga atas pencapaiannya dan tidak sabar akan hadiah apalagi yang akan mereka terima.

5. Pay Attention To Your Child’s Interest
Tidak semua anak menyukai semua mata pelajaran atau topik. Mereka pasti memiliki topik yang mereka suka dan tidak suka. Orang tua harus mengetahui itu semua sehingga saat anak bosan belajar topik yang mereka tidak suka,
orang tua bisa memberikan sedikit kelonggaran agar tidak membebani pikiran mereka.

6. Guide Them To Deal With Failures.
Kegagalan adalah hal yang perlu setiap anak rasakan dan alami. Saat anak gagal dan merasa tidak mampu, tugas orang tualah untuk mendukung mereka. Daripada mendorong dan memaksa mereka untuk terus belajar, Parents bisa membimbing mereka untuk belajar dari kegagalan tersebut.
Validasi perasaan kecewa mereka dan beri penjelasan bahwa kegagalan akan tetap mereka hadapi di kemudian hari
sehingga mereka bisa belajar mengantisipasinya.

7. Show Interest In Their Activities
Saat anak belajar, Parents juga perlu terlibat. Bukan untuk mengerjakan tugas mereka namun untuk memberikan arahan dan contoh. Selalu siap juga saat anak bertanya atau meminta bantuan.

8. Take Feedbacks From The Teacher
Jika hasil belajar anak kurang baik, orang tua perlu juga berdiskusi dengan guru di sekolah. Selalu terima saran, masukan, dan mungkin kritikan dari guru karena gurulah yang memahami kegiatan mereka di sekolah dengan lebih baik. Saran dan masukan ini bisa Parents terapkan di rumah sehingga anak akan terbantu juga saat belajar di sekolah.

9. Enroll Kids In Online Learning Classes
Selain belajar secara mandiri, kelas online merupakan salah satu bentuk belajar di rumah yang bisa orang tua coba.
Orang tua tetap harus mengawasi anak karena akses internet cukup rawan membuat anak terdistraksi.
Karenanya, penting untuk juga mengajarkan tentang tanggung jawab dan disiplin pada mereka.

10. Consider Kid’s Opinion
Daripada hanya memberikan instruksi untuk ‘Kerjakan PR sekarang! Belajar dulu ya!’,
orang tua bisa mengajak anak berdiskusi tentang alasan-alasan mengapa belajar itu penting.
Saat anak merasa opini mereka tentang kegiatan belajar didengar dan mereka memahami kenapa belajar itu penting, orang tua bisa bersama-sama dengan anak menentukan jadwal belajar yang lebih menyenangkan dan tidak membebani anak.

11. Focus On Game-Based Learning
Belajar melalui permainan bisa menjadi bagian dalam kegiatan belajar anak.
Anak tidak akan merasakan mood belajar yang serius sehingga mereka akan lebih mudah menangkap materi yang dipelajari.

12. Be Disciplined But Not Too Strict
Keseimbangan antara kedisiplinan dan dukungan adalah hal utama yang bisa orang tua praktekkan. Peraturan itu penting namun jangan terlalu membebani anak. Ada kalanya anak akan merasa capai dan bosan dan itulah saatnya menunjukkan dukungan daripada tetap memaksa mereka mengikuti jadwal dan peraturan yang ada.

Akan ada banyak masalah yang dihapadi orang tua saat meminta anak belajar.
Dengan tips-tips di atas, anak akan bisa belajar dengan lebih rileks dan menyenangkan,
sehingga mereka akan bisa memiliki kualitas belajar yang lebih baik lagi.

sumber: www.momnewsdaily.com


Leave a Comment